Beranda » Affiliate Marketing » Mengapa Harus Membuat Website Affiliasi Milik Sendiri ?

Mengapa Harus Membuat Website Affiliasi Milik Sendiri ?

T Diposting oleh pada 18 August 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 123 kali

jasa-bikin-websiteWebsite atau Blog Milik Sendiri mengapa kita harus membuatnya ? Bukankah yang akan kita pasarkan produk affiliate milik orang lain ? Kenapa kita harus buat website sendiri ?

Mungkin seperti itu pertanyaan di benak anda ! Dulu saya juga begitu…

Memang betul, untuk mempromosikan produk affiliate ada dua cara yang bisa dilakukan.

Cara 1 :

Kita langsung mengiklankan link affiliasi yang didapat dari website merchant, tanpa melalui blog atau website sendiri.

Cara 2 :

Kita membuat website atau blog milik sendiri, menulis preview produk sebagai presell, mencantumkan link affiliasi di preview produk kita, baru kemudian mengiklankan web kita sendiri.

Apa Bedanya ?

Jika kita langsung mengiklankan link affiliasi, maka pengunjung yang datang akan diarahkan langsung ke website merchant.

Cara ini tidak salah dan memang lebih praktis, karena kita nggak perlu repot and ribet mesti buat website sendiri. Namun sebenarnya kurang efektif karena kita perlu bisnis untuk jangka panjang. Pengunjung yang kita arahkan datang ke website merchant kebanyakan tidak langsung membeli pada saat itu.

Pengunjung datang melalui iklan yang kita pasang, kemudian mengakses website marchant, lalu pergi dan sulit untuk kembali lagi melalui link affiliate kita. Mungkin dia kembali tapi melalui link affiliate milik orang lain. Padahal mungkin kita yang pertamakali memperkenalkan tapi belinya lewat orang lain. Kita gagal dapat penjualan !!!

Mengapa kunjungan pertama melalui link kita, tapi berikutnya tidak ? Karena link affiliasi kita mungkin belum di redirect sehingga panjang dan susuh di ingat. Maka perlu URL affiliasi kita persingkat atau Redirect URL

Konversi pembelian dari jumlah pengunjung rata-rata hanya 1-2% saja. Itupun sudah bagus !! Jadi, misalnya ada 100 kunjungan ke website merchant maka kemungkinan yang beli hanya 1-2 orang saja. Bahkan kadangkala tidak ada yang beli.

Kenyataan seperti itu sangat menyedihkan dan merugikan kita…., namun anda sudah janji untuk siap menghadapi prosesnya, pahit maupun manis, untung dan rugi itu biasa dalam sebuah bisnis. Apalagi baru merintis…!!!

Maka, Penting Banget Punya Website Sendiri

Cara mengiklankan link affiliasi melalui website kita sendiri. Cara ini selalu di sarankan oleh para pakar affiliate marketing. Lebih repot tapi lebih efektif dalam pemasarana online.

Bukan hanya preview produk, presell, link affiliasi, banner affiliasi yang kita tampilkan di website pribadi, tapi yang sangat penting juga kita dapat menangkap data kontak pengunjung website.

Dengan website sendiri kita bisa memasang opt in mail dan menggunkanannya untuk mendata kontak pengunjung, mengumpulkan dalam sebuah database kontak dan terwujudlah List Building

List building…., kita mengumpulkan data kontak, cukup nama dan email saja dulu, tidak perlu lengkap. Dengan data kontak tersebut kita akan mengirimkan email follow up secara terus menerus, berkala dan terprogram.

Sehingga walaupun pengunjung tidak melakukan pembelian saat pertama mengunjungi website kita, mungkin akan membeli pada kesempatan berikutnya setelah kita kirim email follow up beberapa kali. Berdasarkan study kasus bahwa orang mau membeli produk affiliate kita, setelah di follow up sebanyak 7 – 10 kali.

Kalau mereka saat ini belum bersedia membeli produk A, mungkin mereka mau membeli produk B, C, D dan seterusnya atas rekomendasi dari kita. Strategi seperti ini tidak bisa di terapkan jika kita tidak punya website sendiri. Jadi dengan membuat website atau blog sendiri kita mempunyai sasaran jangka panjang.

Waduuhhh…. repot amat ya, harus ngumpulin data dan kirim email satu persatu !!

Tidak !

Karena kita akan menggunakan Autoresponder yang bisa menangkap data pengunjung, mengumpulkan data ke database, mengirimkan email follow up secara berkala terus menerus dan terprogram, mengirimkan email broadcasting sekali kirim ke semua list email yang terdata.

Hmmm….enak ya …!

Jangan bilang enak sekarang…, karena semua itu ada prosesnya. Nah, maukah anda menjalankan prosesnya ?

Kesimpulannya :
Mempromosikan produk affiliate sangat penting dengan terlebih dahulu membuat website atau blog sendiri.

Sampai disini dulu kawan, Salam Sukses !

 

Belum ada Komentar untuk Mengapa Harus Membuat Website Affiliasi Milik Sendiri ?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Mengapa Harus Membuat Website Affiliasi Milik Sendiri ?

Memberantas Pola Pikir dan Mental Miskin

T 18 August 2017 F A Gemilang

Pola pikir atau mental miskin kadang saya sering mengalami dan harus kita singkirkan. Karena ini akan mengganggu dan menghambat cita-cita yang kita impikan. Anda mungkin sudah sering membaca tulisan ini karena sudah sering beredar di grup-grup WA. Tak mengapa saya... Selengkapnya

Promo Domain dot com, Sampai Tgl. 31 Maret 2018

T 3 March 2018 F , A Gemilang

DOMAIN .COM MURAH HANYA 99.900 IDR Syarat dan Ketentuan Promo : Promo dimulai tanggal 1 Maret 2018. Promo berakhir pada tanggal 31 Maret 2018 pukul 24.00 WIB. Harga promo belum termasuk PPN 10% Promo berlaku untuk pembelian baru. Promo tidak... Selengkapnya

Cara Redirect URL Affiliasi dengan SubDomain

T 18 August 2017 F A Gemilang

Membuat Subdomain untuk redirect URL affiliasi Sebelum praktek sekilas kita ketahui tentang SubDomain dan Main Domain. Karena subdomain merupakan fasilitas yang akan kita gunakan untuk mempermudah dalam marketing affiliate. Main Domain Setiap membeli paket hosting yang kita order di layanan... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Premium Wordpress Themes

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.